10 Pedoman Sukses Trading Dari Jean Folger




forexbatam.com - "Trading telah terbukti menjadi karir yang menantang dan membuka banyak peluang bagi saya untuk berkreasi." tulis Jean Folger, trader wanita sukses yang juga aktif menulis dan berpetualang. Lewat salah satu artikelnya di Investopedia, Jean berbagi 10 pedoman paling top untuk menggapai keberhasilan trading. Namun sebelum menelusuri lebih jauh tips-nya, mari berkenalan dulu dengan sosok Jean Folger.




Jean Folger, Day Trader Pecinta Tantangan
Berpengalaman di pasar saham dan futures, Jean Folger merupakan trader intraday sekaligus penulis berjiwa petualang. Ia menyukai tantangan serta gemar menjelajah ke berbagai penjuru dunia. Karena itu, tak heran bila trader sekaligus kontributor tetap majalah Futures dan Investopedia ini terjun ke dunia trading dengan satu ekspektasi; bisa berkarir di dunia penuh tantangan dan menyediakan banyak ruang untuk terus berkreasi.

Selain menjadi trader, penulis, dan petualang, Jean Folger juga disibukkan dengan perannya sebagai salah satu pendiri PowerZone Trading, LLC., perusahaan pengembang indikator komersil serta solusi custom trading untuk para pengguna platform TradeStation dan NinjaTrader. Trader yang mendasarkan analisanya pada observasi pasar untuk merancang indikator dan strategi unik bagi market intraday ini juga pernah menyusun buku best-seller, Make Money Trading – How to Build a Winning Trading Business (2007, Marketplace Books).


Aktif menulis sejak sepuluh tahun silam, Jean telah mengungkap banyak tips dan strategi trading lewat karya-karyanya. Berbagai topik telah dibahasnya, mulai dari saham, forex, bisnis properti, hingga analisa teknikal secara umum. Ia juga tak pilih-pilih dalam menentukan level pembacanya. Ratusan artikel Jean nyatanya sangat bervariasi, mulai dari topik untuk pemula seperti cara memilih broker forex, hingga bahasan lebih mendalam tentang pola chart serta psikologi support dan resistance.

Nah, kajian berikut ini akan mengungkap salah satu tips Jean Folger yang mungkin dapat Anda manfaatkan untuk mencapai kesuksesan trading.


Berbagai macam nasehat dan tips banyak beredar ketika kita memulai trading, hingga tak heran bila beberapa diantara mereka cenderung dikesampingkan begitu saja. Menurut Jean, trader pemula umumnya hanya ingin tahu cara order dan analisa dasar supaya mereka bisa cepat-cepat masuk pasar dan (berharap) bisa mendapatkan uang. Jika ingin sukses dalam jangka panjang, hindari bertindak demikian. Sebaliknya, terapkan tips-tips trading yang bermanfaat bagi karir Anda. Dari sekian banyak rekomendasi, Jean memilih 10 hal di bawah ini sebagai kumpulan pedoman sukses trading:

1. Utamakan Trading Plan

Dengan trading plan, Anda bisa menetapkan aturan entry, exit, serta money management. Agar berhasil, jangan lupa bahwa kunci utama trading plan adalah disiplin. Percuma kan susah-susah menyusun trading plan dan melakukan backtest, tapi kemudian Anda mengingkari aturan-aturannya saat trading live? Walaupun seandainya tindakan impulsif untuk 'mangkir' dari aturan bisa mendatangkan profit lebih besar, trading seperti itu tetaplah merugikan, karena nantinya dapat menghancurkan akun Anda. "Jadi, kembangkan trading plan Anda, uji potensinya, dan terapkan dengan disiplin," saran Jean.

2. Perlakukan Trading Layaknya Bisnis

"Untuk menjadi sukses, trading-lah seperti Anda memulai usaha, jangan perlakukan trading sebagai hobi atau pekerjaan rutin. Kalau cuma hobi, tak ada komitmen belajar, dan akhirnya Anda cuma buang-buang uang. Sedangkan kalau diperlakukan sebagai pekerjaan, trading bisa membuat Anda frustasi karena di sini tidak ada gaji bulanan," demikian tutur Jean. Ia juga menambahkan bahwa seorang trader forex tak ubahnya pemilik usaha kecil. Ia harus siap berjibaku dengan berbagai pengeluaran, kerugian, ketidakpastian, juga tekanan stres. Untuk itu, tekunilah trading dengan komitmen tinggi jika ingin mencapai kesuksesan. Jangan bosan-bosan belajar, serta aturlah strategi untuk memaksimalkan potensi trading forex Anda.

3. Maksimalkan Fungsi Teknologi Trading

Dunia trading sangatlah kompetitif, jadi untuk mempertahankan diri di tengah ketatnya persaingan, ada baiknya untuk mempersenjatai diri dengan teknologi terkini. "Selalu asumsikan bahwa pelaku pasar lain telah melengkapi diri mereka dengan teknologi tercanggih. Saat ini, ada banyak inovasi yang bisa dimanfaatkan trader, seperti trading otomatis, beragam tool analisa pasar, hingga mobile app untuk mempermudah Anda memantau peluang, serta menempatkan posisi kapanpun dan dimanapun." kata Jean.

Kita tidak bisa menebak teknologi apa yang digunakan setiap trader, tapi kita bisa bersiap dengan membuka diri terhadap setiap perkembangan terbaru di dunia trading, yang pastinya selalu diperbarui dari waktu ke waktu. Kira-kira seperti itulah pesan tersirat dari uraian Jean Folger mengenai hal ini.


4. Lindungi Modal Sebaik Mungkin

Dengan semakin beragamnya kondisi broker forex yang disesuaikan untuk kemudahan trader dari semua kalangan, Anda tak harus mendepositkan dana besar untuk membuka akun. Namun jika ingin bertahan lama dan meraih profit besar, tak realistis rasanya jika trader membuka akun hanya dengan deposit $10 saja. Inilah mengapa beberapa trader forex berniat membuka akun dengan dana lumayan besar, yang untuk mengumpulkannya kadang dibutuhkan usaha besar dan waktu tak sebentar. Adanya kerugian hingga terkena Margin Call (MC) biasanya membuat mereka sulit memulihkan diri, baik secara finansial maupun psikologis.

Oleh karena itu, penting menjaga keamanan modal dari kerugian-kerugian tak perlu. Usahakan untuk tidak membebankan terlalu banyak risiko pada satu trade. Anda bisa mengatur risiko minimum per trade sebagai bagian dari money management.

Jean Folger juga menekankan bahwa melindungi modal tidak sama artinya dengan menang terus. Semua trader pasti pernah loss, karena baik menang atau kalah adalah bagian wajar dari sebuah bisnis. Yang membedakan adalah, apakah semua kekalahan itu sebenarnya bisa dihindari atau tidak. Coba evaluasi ulang, apakah selama ini Anda telah setia menerapkan trading plan, atau cenderung keluar jalur karena terpancing emosi trading. Jika masih belum bisa memantapkan disiplin trading, maka coba kurangi langkah impulsif seperti itu untuk melindungi modal dari kerugian tak perlu.

5. Berguru Pada Market

Anggap ini sebagai bagian dari proses belajar forex yang secara terus-menerus Anda lakukan selama menjadi trader. Meski sudah sukses memanen profit konsisten sekalipun, trader diharapkan untuk senantiasa belajar, karena memahami pergerakan market dan segala kerumitannya adalah sebuah proses yang tak ada ujungnya.

Pada mulanya, trader memang belajar tentang berita ekonomi hanya untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pergerakan harga. Namun kebiasaan fokus dan mengobservasi market akan semakin menajamkan insting serta pemahaman trader akan pola pergerakan market," catat Jean Folger.

6. Gunakan Dana Yang Siap Dikorbankan

Seperti uraian pada pedoman sukses trading nomor 4, Anda perlu berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi modal dari kerugian-kerugian tak perlu. Namun kadang kala, sebaik-baiknya kita berusaha, pergerakan market tetap tak bisa diprediksi secara sempurna. Sebagai langkah antisipasi, gunakanlah dana yang siap dikorbankan. Usahakan agar modal trading Anda tidak diambil dari uang kebutuhan sehari-hari atau dana penting lainnya.

"Kehilangan dana saja sudah traumatis, apalagi jika itu adalah uang yang seharusnya tidak dikorbankan untuk kepentingan trading", ungkap Jean Folger. Lebih lanjut, Jean juga menambahkan bahwa trader tidak boleh sekalipun berpikir untuk "meminjam" modal trading dari uang yang sudah dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan hidup. "Setiap trader, bahkan yang sudah sukses sekalipun, harus siap menghadapi risiko kehilangan seluruh dana di akun trading," tambahnya.


7. Percayai Diri Sendiri 

"Trading forex bisa mendatangkan profit 100%" atau promo semacamnya, mungkin sering Anda temui di berbagai iklan. Apapun himbauannya, ketahuilah bahwa itu semua hanyalah kalimat penarik yang tidak sepenuhnya benar. Untuk membangun karir trading menuju sukses, jangan kembangkan metodologi trading dari asumsi serupa. Solusinya, percayai fakta, belajarlah trading dari sumber-sumber yang realistis, dan bangun rencana trading forex Anda dari hasil pengalaman sendiri.

Di samping itu, Anda mungkin akan tertarik mencoba sinyal trader lain karena tampaknya bisa memberikan jalan pintas. Namun demikian, pertimbangkan 2 hal ini sebelum memilih berlangganan pada sinyal trader lain: Pertama, tingkat profit yang dijanjikan bisa dihasilkan dari suatu sinyal, pada kenyataannya tak selalu terpenuhi. Kedua, sinyal tersebut mungkin saja profitable bagi seorang trader, tapi belum tentu sesuai dengan kondisi trader lain, termasuk Anda.

Oleh karena itu, dalam membuat rencana trading ataupun mendapatkan sinyal, percaya terhadap kemampuan diri sendiri tetaplah lebih baik. Selain karena bisa disesuaikan dengan kondisi Anda sendiri, jatuh bangun trading dapat dijadikan sebagai pengalaman berharga serta memberi banyak pelajaran bermanfaat.

8. Selalu Gunakan Stop Loss

Stop loss ditentukan sebagai tingkat kerugian yang mampu ditanggung. Fungsinya sebagai pembatas loss sangat bermanfaat untuk meminimalisir emosi selama trading. "Mengacuhkan stop loss, meskipun bisa berujung profit, bukanlah tindakan tepat. Sebaliknya, exit posisi dengan stop loss, meskipun rugi, akan jauh lebih baik karena sesuai dengan aturan trading plan." begitulah pendapat Jean.

Menutup semua posisi dengan profit sangatlah mustahil. Itulah mengapa stop loss diperlukan untuk membatasi kerugian yang mau tak mau pasti menghinggapi akun Anda. "Terima kekalahan, tapi belajarlah darinya. Trader sukses tak sekedar memperkirakan berapa besar peluang profit di depan mata, tapi juga sebesar apa kerugian yang mampu ditanggung," tutur Jean Folger.

9. Ketahui Kapan Saatnya Berhenti

Menurut Jean Folger, ada 2 alasan berhenti trading: Saat trading plan terbukti tidak efektif, atau justru ketika sadar bahwa tradernya-lah yang bermasalah.

Trading plan tidak efektif bisa diketahui dari kerugian yang lebih besar dari hasil backtest. Hal itu bisa disebabkan berbagai alasan, mulai dari perubahan kondisi market, adanya pergantian volatilitas, atau karena performa trading plan tidak memenuhi ekspektasi. Jika memang ini masalahnya, maka sudah waktunya Anda berhenti sejenak, melakukan evaluasi, dan mulai lagi dengan rencana trading baru.

Sementara itu, trader bermasalah bisa diartikan sebagai mereka yang tidak bisa mengikuti trading plan. Pengaruh emosi atau faktor eksternal seperti kesibukan hingga masalah kesehatan bisa menjadi penyebab utama. Jika Anda merasa terlalu banyak menyimpang dari trading plan karena suatu sebab, beristirahatlah sejenak dari kepenatan trading. "Selesaikan dulu masalah yang mempengaruhi emosi dan kesehatan Anda sebelum kembali masuk ke market," nasihat Jean Folger

10. Miliki Perspektif Jangka Panjang

"Satu posisi loss tak seharusnya mengejutkan Anda. Begitu pula satu posisi profit, anggaplah cuma sebagai satu bagian kecil dari sekian banyak langkah menuju sukses," kata Jean. Trader intraday ini menekankan bahwa hasil kumulatif-lah yang membawa perbedaan. Buat apa kita senang sering profit, kalau setelah dijumlahkan dalam periode tertentu, angka loss-nya ternyata lebih besar? Ingat, frekuensi menang-kalah tak secara otomatis menentukan besar profit Anda. Pandangan Jean ini persis seperti ulasan di artikel Untuk Bisa Profit Tidak Harus Benar.


Penutup

Sebagian besar pedoman sukses dari Jean Folger menitikberatkan pada pentingnya trading plan dan disiplin dalam penggunaannya. "Trading adalah kerja keras. Jika trader dibekali disiplin serta kesabaran untuk mengikuti semua pedoman sukses di atas, niscaya keberhasilan akan lebih mudah tercapai, meski berlaga di tengah arena trading yang sangat kompetitif," ungkap Jean.


baca juga: 6 kunci sukses trading forex


Berlangganan Melalui Email

Silahkan masukan email anda disini
Back to top